Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

40. Haruskah makanan saya berubah setelah memasuki trimester kedua?

Haruskah makanan saya berubah setelah memasuki trimester kedua?


Mungkin rasa mual di pagi hari sudah berlalu dan selera makan Anda kembali pada sekitar awal trimester kedua. Diet Anda harus mengandung makanan utama yang menjadi bahan bakar perkembangan bayi dan menjaga kesehatan Anda.

Haruskah saya mengkhawatirkan kandungan lemak dalam makanan?

Ya, Anda harus memantau asupan lemak untuk memastikan tak lebih dari 30% kalori harian dari lemak. Anda harus mencoba makan sekitar empat porsi lemak dalam sehari. Idealnya lemak ini harus dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal, yang terdapat dalam zaitun, minyak biji rami dan minyak kacang, serta dalam kacang dan mentega kacang, atau lemak omega-3 yang terdapat dalam beberapa jenis ikan berminyak, seperti sarden, makerel, dan haring.

Lemak yang paling tidak baik adalah lemak jenuh yang terdapat dalam daging tinggi-lemak dan susu murni (susu skim dan susu semi-skim akan memberikan kalsium yang cukup), dan lemak hidrogenasi yang terdapat dalam margarin, biscuit, keripik, dan makanan siap saji lainnya.

Tanyakan pada ahlinya – Fiona Ford Ahli Diet

Saya didiagnosis menderita diabetes gestasi/kehamilan. Bagaimana cara mengatur diet yang baik untuk saya?

Jika Anda menderita diabetes gestasi, satu-satunya cara mengendalikan kadar gula darah adalah dengan mengikuti rancangan menu khusus. Seorang ahli diet akan menganjurkan kebutuhan kalori yang Anda perlukan setiap hari. Kemudian mengajari Anda cara mengukur porsi makan dan menyeimbangkan menu makanan dengan unsur penting seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Ahli diet juga memantau pola makan Anda. Lima hal yang harus Anda ingat adalah makan makanan yang bervariasi, jangan mengurangi makanan, sarapan, banyak mengkonsumsi makanan berserat, dan batasi makanan atau minuman bergula. Jika diet ini tidak berhasil menjaga gula darah Anda tetap normal, Anda akan dianjurkan mengkonsumsi insulin dengan pengawasan dokter.

Bagaimana cara terbaik untuk mendapatkan asupan zat besi yang baik dan berapa banyak yang harus saya makan?

Semua wanita (hamil maupun tidak) harus menargetkan untuk makan lebih dari 14 mg zat besi per hari. Daging merah tanpa lemak adalah sumber paling kaya – zat besi dalam sumber makanan hewani yang mudah diserap tubuh. Ada pula zat besi dalam kacang-kacangan, buah kering, sayuran berdaun hijau, kacang dan biji, dan sereal sarapan yang diperkaya serta roti, tetapi zat besi dalam sumber makanan ini tidak terlalu mudah diserap.

Untuk meningkatkan asupan zat besi, kurangi kopi dan teh karena substansi alamiah dalam minuman tersebut mengurangi jumlah zat besi yang diserap tubuh. Jika bisa, pastikan Anda tidak minumnya di waktu makan atau setengah jam setelah makan makanan yang zat besi atau mengkonsumsi suplemen zat besi. Kukus sayuran, atau gunakan sedikit saja air, untuk mencegah hilangnya zat besi akibat proses memasak (begtu juga vitamin C yang diperlukan untuk menyerap zat besi). Kalsium menurunkan absorpsi zat besi, jadi jangan makan suplemen dengan segelas susu atau ketika Anda makan produk susu dan makanan tinggi kalsium lainnya.

Haruskah saya makan banyak produk susu?

Tergantung pada berapa banyak yang biasa Anda konsumsi. Sementara zat gizi yang sama bisa didapatkan dari keompok makanan lain, produk susu adalah sumber yang baik untuk kalsium, protein, vitamin D, dan fosfor – zat gizi yang penting bagi perkembangan tulang dan gigi, otot, jantung, dan saraf bayi Anda, serta untuk pembekuan darah. Targetkan untuk makan tiga sampai empat porsi makanan kaya kalsium dalam sehari, sehingga cukup untuk memberi Anda 1000mg. Pilihlah produk susu rendah lemak atau tanpa lemak bila mungkin. Bagi wanita yang tidak makan produk susu, suplemen kalsium bisa berguna.

Baik bagi Anda dan bayi Anda

Produk susu dan telur matang adalah sumber protein yang bagus dan sayuran berdaun hijau memberikan zat besi. Esensial. Jika Adna lapar di antara waktu makan, cobalah camilan potongan buah yang menyehatkan alih-alih biskuti atau sekantung keripik.

Amankah makan suplemen minyak ikan omega-3 dalam kehamilan?

Ya dan tidak. Ada dua jenis suplemen minyak ikan – yang dibuat dari hari ikan dan yang dibuat dari tubuh ikan. Suplemen yang dibuat dari hati, seperti minyak ikan kod, mengandung vitamin A dalam bentuk retinol dan harus dihindari sama sekali atau dibatasi dalam kehamilan agar asupan harian tidak melebihi 3000 mikrogram (mcg). Di sisi lain, minyak ikan yang tidak berasal dari hati ikan mengandung asam lemak omega-3. Ini penting bagi perkembangan mata dan otak bayi, tetapi pilihlah suplemen yang sesuai untuk kehamilan.

Mengapa minum air putih sangat penting?

Tak satu pun organ tubuh yang bisa berfungsi tanpa air dan tubuh menggunakan lebih banyak air dalam kehamilan. Air diperlukan untuk membuat plasma yang penting bagi volume darah Anda yang bertambah dan membentuk cairan amnion yang memandikan dan berfungsi sebagai bantalan bagi bayi Anda yang sedang tumbuh.

Anda juga memerlukan air untuk membuang kotoran ke luar, yang membantu mencegah infeksi saluran kemih. Jika Anda banyak minum air putih, air seni akan tetap encer, antikonstipasi, dan mencegah wasir, Anda akan lebih sering berkemih – sehingga kemungkinan bakteri berkumpul dalam kandung kencing dan bermultiplikasi berkurang.

Percaya atau tidak, semakin banyak air yang Anda minum ketika hamil, semakin sedikit air yang akan ditahan oleh tubuh dan kemungkinan Anda terganggu dengan tangan dan kaki yang bengkak berkurang seiring semakin tuanya kehamilan. 

Survey menunjukkan – kebiasaan makan

Berapa kali Anda makan sehari?

  • 30% lima kali sehari.
  • 26% empat kali sehari.
  • 23% enam kali sehari atau lebih.
  • 16% tiga kali sehari.
  • 5% dua kali sehari.

Sumber: poling babycenter.com pada lebih dari 32.000 wanita hamil.

Posting Komentar untuk " 40. Haruskah makanan saya berubah setelah memasuki trimester kedua?"