Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Jenis Bahan Jersey Yang Wajib Kamu Ketahui

Bagi sebagian orang yang menetap di wilayah beriklim tropis, akan cenderung memilih bahan pakaian dengan sifat kain yang dingin, serta mampu menyerap keringat dengan baik, salah satunya yaitu kain jersey. Kain jersey tergolong dalam jenis kain rajutan.


Mungkin sebagian dari sobat pembaca bertanya-tanya, “Kok bisa sih kain jersey digunakan untuk membuat hijab maupun gamis?”.

Daripada penasaran, yuk langsung saja kita simak ulasan berikut ini.

Check it out.

Mengenal Bahan Kain Jersey


Kain jersey adalah salah satu jenis kain rajutan yang terbuat dari bahan katun dan kombinasi bahan sintetis. Awalnya, kain ini terbuat dari bahan wol (wool). Asal mula nama kain jersey sendiri berasal dari pulau Jersey yang terletak di antara wilayah Inggris dan Perancis. Kain ini cukup populer karena memiliki sifat bahan yang mampu merenggang (cotton stretch)

Selain memiliki sifat elastisitas yang cukup tinggi, bahan jersey juga memiliki sifat permukaan kain yang halus, tidak berbulu, dan lebih tebal jika dibandingkan dengan spandek rayon. Sifat jatuh yang dihasilkan oleh kain ini, terlihat lebih elegan dan mengikuti lekuk tubuh penggunanya.

Apabila sobat memutuskan untuk membeli gamis berbahan jersey, ada baiknya memilih kain yang lebih tebal (biasanya agak berat) dengan ukuran lebih besar. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesan ketat yang ditampilkan oleh kain tersebut.

Saat ini, jersey sudah banyak diproduksi dalam berbagai macam jenis. Tentu saja, bahan yang berkualitas akan menentukan harganya. Untuk info mengenai beberapa jenis jersey yang mudah ditemukan di pasaran, akan di jelaskan pada poin di bawah.

Dengan banyaknya jenis jersey yang diproduksi oleh pabrik, akan memudahkan konsumen dalam memilih jenis kain jersey yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Karakteristik Bahan Jersey


Setiap bahan kain memiliki karakteristik unik masing-masing yang terkadang tidak terdapat pada jenis bahan lainnya. Begitu juga dengan jenis jersey. Agar sobat ga keliru saat membedakan pakaian jersey dengan jenis bahan lainnya, sobat perlu memperhatikan ciri-ciri berikut ini.

Karakteristik dan ciri kain jersey pada umumnya :

Memiliki sifat bahan yang lembut dan adem.

Bahannya mampu merenggang (stretch).

Memiliki sifat kain yang jatuh serta mengikuti lekuk tubuh, namun nyaman untuk dikenakan.

Memiliki banyak variasi warna yang ditawarkan mulai dari yang warnanya cerah hingga gelap.

Kainnya tidak mudah kusut.

Memiliki variasi tingkat ketebalan bahan yang berbeda-beda.

Perlu sobat ketahui, pada dasarnya kain jersey bersifat hangat dan mampu mencegah panas keluar, namun beberapa jenis lainnya bersifat adem saat dikenakan.

Jenis Kain Jersey di Pasaran

Seperti halnya kain satin, kain jersey juga memiliki banyak sekali jenisnya yang beredar di pasaran. Mungkin setiap tempat atau toko kain memiliki sebutan nama jenis jersey yang berbeda-beda dengan apa yang akan kami sajikan.

Namun poin penting yang ingin kami share yaitu agar sobat mampu membedakan kualitas setiap jenisnya, sehingga nantinya bisa memutuskan untuk memilih jenis kain terbaik sesuai kebutuhan.

Berikut ini jenis-jenis bahan kain jersey yang mudah ditemukan dipasaran beserta gambar kainnya

A. Spandek Jersey atau Spandek ITY


Jenis jersey yang pertama yaitu spandek jersey atau spandek ITY. Kain yang satu ini juga dikenal dengan sebutan spandek jersey korea. Beberapa sumber menyebutkan bahwasanya spandek ITY memiliki kualitas paling tinggi di pasaran.

Untuk memastikan sobat tidak salah dalam memilih jenis kain ini, sobat bisa melakukan pengecekan pada label quality control yang terdapat pada gelondongan kain. Di sana sobat akan menemukan tulisan “Spandek ITY”.

Beberapa juga ditulis dengan nama “Jersey Korea“,hal ini karena kualitasnya sama dengan jenis spandek ITY import.

Ciri-ciri jersey spandek ITY lainnya :

Permukaan kainnya keset.
Serat kainnya sangat halus.
Memiliki tekstur yang tidak kasar.
Tidak mengkilap.
Warnanya kalem (soft).
Adem dan lembut saat disentuh

Berat rata-rata jersey jenis ini yaitu 280 gsm. Apabila dibandingkan dengan jersey lainnya, harga kain ini yang paling mahal.

Akhir-akhir ini, jersey spandek ITY sering digunakan untuk jersey tim gamers (esport) maupun komunitas. Hal ini karena kualitasnya yang jempolan.

Seperti apa sih contoh bahan jersey spandek ITY itu? Yuk langsung saja disimak review berikut.

B. Bahan Jersey Stella

Kualitas dari jersey stela berada satu grade dibawah jersey spandek ITY dengan berat 210 gsm dan 220 gsm, sedangkan lebarnya antara 160 cm hingga 180 cm.

Kualitasnya jempolan yang ditawarkan, membuat kain ini dirancang untuk pasar kelas menengah ke atas. Bahkan beberapa penjual kain menyebut jenis ini dengan sebutan jersey super.

Ciri khas jersey stella :

Bahannya adem.
Tidak mengkilap.
Tekstur bahannya lembut dan jatuh.
Cenderung keset, meskipun sedikit licin dibandingkan yang jenis ITY.
Apabila diamati, akan terlihat serat katun, mirip pada bahan kaos.

C. Jersey Hight Twist

Jenis jersey selanjutnya yaitu Hight Twist. Kain ini memiliki banyak sekali varian warna, yaitu berkisar antara dua puluh hingga tiga puluh macam warna yang berbeda. Hasil rajutan kainnya yang rapi dan mengkilap, ditambah harganya yang sangat terjangkau, membuat kain ini banyak diburu orang.

Kesan kilap yang ditampilkan oleh jenis kain ini berasal dari bahan campuran sintetis yaitu polyester. Oleh karenanya sifat kainnya sedikit panas saat dikenakan.

Jersey high twist sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu tenun dan kaos. Karakteristik pada jersey high twist tenun yaitu tidak melar, dan biasanya digunakan untuk membuat pakaian jas maupun model blazer.
Berbeda halnya dengan jenis yang kaos. Karakteristik pada kain ini yaitu cenderung melar dan kerap kali digunakan untuk bahan jilbab, gamis, dan sejenisnya.

Rata-rata lebar kain jenis ini yaitu 180 cm dengan berat 120 gsm dan 140 gsm (gram persegi meter)

Di Indonesia sendiri, merk jersey hight twist yang cukup terkenal yaitu diantaranya Jet Black, Sebastian, Tiger, Caravelle, Maxi Style, Staff, Serasi, Intercooler, dan masih banyak lagi.

Jersey Hight Twist biasanya digunakan juga untuk membuat kaos bola hingga selimut. Agar lebih memahami karakteristik kain jenis ini, sobat bisa menyimak review berikut.

D. Bahan Jersey Etiway

Sebenarnya jersey Etiway tergolong ke dalam hight twist, yang membedakannya yaitu jersey ini memiliki berat 210 gsm dengan lebar 180 cm.

Karakteristik kain jersey Etiway :

Sedikit mengkilap.
Sifat bahannya jatuh.
Serat rajutannya tidak rapi.
Bahannya cukup adem.

E. Bahan Jersey Serena

Jenis selanjutnya yaitu jersey serena. Kain ini memiliki tekstur permukaan yang lembut dan padat dengan beratnya sekitar 0,21 kg/m². Kualitas bahan jersey serena cukup dekat dengan kualitas jersey yang diproduksi oleh merk terkenal seperti Adidas dan Nike.

Karakteristik jersey serena :

Bahannya adem, lembut dan jatuh.
Memiliki tingkat elastisitas (stretch) yang tinggi.
Mudah kering.

Jersey jenis ini sering diproduksi untuk kebutuhan seragam olahraga.

F. Bahan Jersey Scarlet dan Jersey Sherly

Bagi sobat yang tengah mencari harga bahan jersey yang paling murah, kita rekomendasikan jersey scarlet dan jersey serly. Tentu dengan harga segitu, kualitas yang didapatkan lebih rendah dibandingkan keluarga jersey lainnya.

Karakteristik jersey Scarlet dan Jersey Sherly :

Permukaan kain cenderung terlihat kasar.
Serat kain tidak rapi dan cenderung renggang.
Bahan tidak sedingin jenis jersey lainnya.
Warnanya kurang begitu terang.
Berat bahannya antara 140 gsm hingga 210 gsm.

G. Bahan Jersey Crepe

Jersey ini dikenal juga dengan nama spandek crepe. Jenis ini memiliki ciri khas yang unik dibandingkan dengan jenis yang lainnya, yaitu teksturnya yang mirip seperti kulit jeruk.

Bahan ini sering digunakan untuk membuat gamis, jilbab, hijab dan jenis pakaian lainnya.

H. Bahan Jersey Rayon

Nama lain Jersey rayon yaitu spandek rayon. Kemampuannya yang cukup baik dalam menyerap keringat, ditambah sifatnya yang lentur dan lembut, membuat kain ini kerap diburu oleh para produsen pakaian.

I. Bahan Jersey Drifit

Beberapa penggunaan kain jersey yang cukup populer akhir-akhir ini yaitu pada pembuatan pakaian olahraga (seperti jersey sepak bola) hingga gamis ataupun jilbab.

Untuk menambah kesan elegan pada jersey olahraga (yang printing) khususnya sepak bola, biasanya pembeli request untuk ditambahkan nomer punggung, nama club, dan nama pemain menggunakan sablon polyflex.

Bagi sobat yang tangah mencari bahan drifit dengan harga ekonomis, drifit lokal menjadi pilihan yang sangat tepat. Dryfit lokal bisa dikatakan memiliki spesifikasi yang hampir sama dengan grade ori, meskipun secara kualitas masih berada dibawahnya.

Perbedaan yang mencolok pada kedua jenis ini yaitu terletak pada teksturnya. Drifit lokal memiliki lubang pori-pori yang mempermudah sirkulasi udara, sehingga keringat akan cepat menguap.

Selain drifit, jenis jersey lainnya yang saat ini cukup populer di kalangan pesepak bola yaitu climacool dan adizero. Dibandingkan climacool, jenis adizero harganya jauh lebih mahal.

Jersey drifit dibagi dua jenis, yaitu grade ori (non-original) dan lokal. Diantara dua jenis drifit tersebut, grade ori lah yang paling banyak disukai konsumen. Hal ini karena karakter kainnya yang halus, elastis, sedikit mengkilat, dan adem saat dikenakan.

J. Bahan Jersey Paragon

Apabila kita bandingkan dengan jenis lainnya, jersey paragon merupakan kain yang paling banyak digunakan untuk pembuatan jersey basket. Kain ini memiliki karakteristik yang sedikit berbeda, yaitu tidak melar dan sedikit lebih hangat.

Oleh karenanya, sebaiknya sobat tidak membuat kaos jersey yang body fit dengan jenis ini. Meski demikian, kain ini sangat cocok penerapannya untuk pembuatan jersey yang cenderung lebih longgar, salah satunya yaitu jersey basket.

Dari segi harga, bahan ini cenderung lebih ekonomis, sehingga dapat menghemat biaya produksi.

Posting Komentar untuk "9 Jenis Bahan Jersey Yang Wajib Kamu Ketahui"